Tampilkan postingan dengan label Fedora. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fedora. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 November 2019

Drop-Down Menu Terminal dengan Yakuake



Bagi kalian yang sering menggunakan terminal, yakuake dapat menjadi pilihan kalian. Jadi apa sebenarnya yakuake ini? Yakuake adalah sebuah aplikasi agar kalian dapat dengan mudah menggunakan terminal dengan sistem tampilan drop-down menu. Jadi bagi kalian yang sering buka-tutup terminal dan suka melakukan basic task di terminal dapat dengan mudah dan lebih cepat daripada harus membuka terminal baru setiap saat.

Yakuake sendiri berbasis console KDE. Jika kalian menggunakan KDE sebagai desktop keseharian, pasti gak bakalan nyesel nyobain yang satu ini. Walaupun berbasis KDE, Yakuake bisa di install pada desktop lain bahkan WM sekalipun, terbukti admin dapat menggunakannya pada Openbox.

Mengapa menggunakan Yakuake?

- Transisi yang smooth
- Kecepatan animasi dan dimensi dapat diatur
- Performa yang lebih baik
- Tampilan yang menarik
- Pengaturan shortcut yang mudah
- Dapat dijalankan diluar KDE

Oke langsung saja, Check This Out!!!

==>Install Yakuake

Keluarga besar Ubuntu

sudo apt-get install yakuake
Keluarga besar Fedora
sudo dnf install yakuake
==> Autostart Program

Pada desktop KDE silahkan buka System Setting lalu pergi ke menu Startup and Shutdown. Silahkan masukkan yakuake ke dalam list Autostart.

 Silahkan jalankan terlebih dahulu untuk pertama kalinya menggunakan terminal.

yakuake &
Setelah itu dialog welcome akan muncul. Di situ kalian dapat mengatur tombol shortcut agar yakuake terbuka. Secara default yakuake akan terbuka dengan tombol f12. Kalian juga dapat mengaturnya nanti.


 ==> List Shortcut

Shortcut utama :

F12 = Open Yakuake
CTRL+F11 = Mode fullscreen
CTRL+) = Split atas-bawah
CTRL+( = Split kanan-kiri
CTRL+SHIFT+T = Sesi baru
SHIFT+RIGHT = Sesi selanjutnya
SHIFT+LEFT = Sesi sebelumnya
CTRL+ALT+S = Rename sesi

Berikut tampilan dari yakuake


Sekian dulu dari admin, jika ada salah kata mohon dimaafkan dan silahkan berkomentar di bawah yah !!! Thanks !!!

Kamis, 31 Oktober 2019

Cara Upgrade Fedora 30 ke Fedora 31



Setelah sekian lama menunggu, akhirnya fedora workstation 31 telah resmi di rilis. Ada beberapa hal yang menjadi sorotan penting dalam update kali ini, yaitu penggunaan GNOME 3.34.

Pada versi GNOME kali ini, para developer di seluruh dunia fokus pada penggunaan komputer dengan spek rendah. Jadi, jika kalian mempunyai komputer dengan spek yahhh bisa dibilang pas-pasan dan sudah pernah menggunakan GNOME pasti akan lebih terasa jika ada peningkatan. Hal besar lainnya adalah mereka mengganti penggunaan python 2 dengan python 3, menggingat bahwa python 2 akan berada di akhir hidupnya tepat akhir tahun ini.

Ada beberapa software juga yang kebagian update kali ini, tapi admin bakalan skip ke topik awal tadi. Oke langsung saja, inilah cara update fedora workstation 30 ke fedora workstation 31:

1. Backup dan Update System

Admin kali ini hanya akan mengambil langkah aman dengan menginstall melalui terminal seperti yang dianjurkan di website officiallnya. Dianjurkan kembali untuk membackup seluruh sistem sebelum melakukan update secara penuh demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Silahkan cek How-to-Backup

Silahkan ketik perintah di bawah:

sudo dnf upgrade --refresh


2. Install dnf Plugin

Masih di terminal, silahkan ketik perintah di bawah:

sudo dnf install dnf-plugin-system-upgrade


3. Mulai Update dengan dnf

Jika kalian telah membackup sistem, mengupdate sistem, dan menginstall plugin dnf, sekarang adalah saatnya untuk mengupgrade sistem ke fedora workstation 31. Ketik di terminal:

sudo dnf system-upgrade download --releasever=31

Perintah di atas akan mendownload semua file yang dibutuhkan, lalu menginstallnya secara local. Jika kalian mengalami masalah silahkan tambahkan ‐‐allowerasing

.
sudo dnf system-upgrade download --releasever=31 --allowerasing

Hal ini terjadi biasanya karena ada broken paket atau paket-paket yang telah usang.

4. Reboot dan Upgrade

Setelah semua perintah diatas telah selesai, saatnya reboot dan penginstallan akan berjalan secara otomatis. Ketikan perintah :

sudo dnf system-upgrade reboot
 Berikut tampilan upgrade-nya


Saatnya kalian istirahat dan minum kopi dulu sampai proses instalasi selesai. Jika kalian mengalami masalah, para pengembang Fedora dengan senang hati menerima keluhan kalian di Ask Fedora dan Fedora 31 Common Bugs


Terima kasih yang telah berkunjung selama ini, dan semoga kalian tetap menggunakan Linux tak peduli merek apa yang kalian gunakan, karena dengan tetap menggunakan Linux saja kalian telah memberikan semangat bagi para developer tidak hanya Linux, tetapi bagi seluruh developer di dunia.
 

Rabu, 18 September 2019

27 Perintah Dasar DNF untuk Paket Manager RPM

Baiklah kali ini admin akan membagikan suatu informasi yang sangat berharga bagi pengguna keluarga besar Red Hat Linux. DNF sendiri dapat digunakan di Fedora versi 22 keatas. DNF (Dandified YUM) merupakan penyempurnaan dari YUM itu sendiri. Hal ini karena pendahulunya yaitu YUM mendapat banyak keluhan dari user-nya. DNF dapat mengurangi penggunaan memory, meningkatkan kinerja sistem, lebih cepat dan masih banyak lagi.




Baiklah langsung saja kita ke perintah yang pertama :

1.  Mengecek Versi DNF

Untuk mengetahui versi DNF yang kalian gunakan

#dnf --version



2. Daftar repository yang sedang digunakan

Kalian dapat mengetahui daftar repo apa saja yang sedang kalian gunakan saat ini.

#dnf repolist



3. Daftar semua repository

Kalian dapat mengetahui semua list repository baik yang sedang digunakan dan tidak digunakan.
#dnf repolist all



4.  Daftar semua paket yang tersedia dan terpasang

Akan mendaftar semua paket yang tersedia di repository (yang telah diaktifkan) dan yang telah terpasang.

#dnf list


5. Daftar hanya paket yang telah terinstall

Hanya mendaftarkan semua paket yang telah kalian install.

#dnf list installed


6.  Daftar semua paket yang tersedia

Akan mencantumkan semua paket yang tersedia untuk diinstall dari semua repositori yang diaktifkan.

#dnf list available


7.  Mencari paket

Untuk mencari paket (tidak akan menginstallnya). Menggunakan kata kunci yang kalian ketikan. Contoh dibawah saya ingin mencari aplikasi nano.

#dnf search nano


8. Melihat siapa yang menyediakan file dan sub-packet

Kalian dapat melihat siapa dan darimana sumber paket yang telah kalian install. Contoh dibawah admin akan mencari /bin/bash.

#dnf provides /bin/bash


9. Detail info paket

Kalian juga dapat mengetahui detali paket yang kalian akan install. Contoh dibawah admin ingin detail paket nano sebelum menginstallnya.

#dnf info nano


10. Menginstall paket

Ini merupakan hal yang sangat penting dalam perintah dnf, yaitu menginstall paket. Katakan saja disini admin ingin menginstall nano.

#dnf install nano


11. Mengupdate salah satu paket

Kalian ingin menghemat kuota internet, tapi disini lain kalian ingin memerlukan update salah satu aplikasi. Disini admin akan mengupdate systemd.

#dnf update systemd


12. Update semua aplikasi

Kalian dapat mengupdate semua aplikasi yang terinstall (repository-nya) dengan satu perintah, sama seperti perintah apt-update pada keluarga Ubuntu dan Debian.

#dnf check-update


13.  Update system

Kalian dapat mengupdate sistem termasuk semua aplikasi yang telah terinstall.

#dnf update
atau
#dnf upgrade


14. Hapus paket

Katakan saja kalian ingin menghapus aplikasi nano. Kalian dapat menggunakan dua perintah.

#dnf erase nano
atau
#dnf remove nano


15. Menghapus depedency yang terlantar

Kalian dapat menghapus depedency yang tidak digunakan lagi oleh suatu aplikasi.

#dnf autoremove


16.  Menghapus cached 

Terkadang jika terdapat banyak cached dapat menyebabkan penginstallan suatu aplikasi mengalami kendala. Cached  sendiri merupakan kumpulan informasi suatu paket.

#dnf clean all


17. Mendapatkan detail perintah menggunakan perintah help

Kalian mungkin ingin mengetahui lebih dalam mengenai suatu perintah. Disini admin ingin mendapatkan detail perintah dari clean.

#dnf help clean


18. Daftar semua perintah DNF dan pilihannya

Jika kalian penasaran dan ingin mengetahui semua perinstah dnf dan pilihannya silahkan ketik.

#dnf help


19. Melihat history perinstah dnf

Kalian dapat melihat semua perinstah yang telah kalian ketikan.

#dnf history


20. Daftar paket grup

Perintah "dnf grouplist" akan mencetak semua paket yang tersedia atau diinstal, jika tidak ada yang disebutkan, dnf akan mendaftarka semua grup yang diketahui.

#dnf grouplist


21. Install sebuah paket gruop

Kalian dapat menginstall group sebuah paket  yang telah di gabung. Katakan saja "Educational Software".

# dnf groupinstall 'Educational Software'


22. Update group paket

Contoh disini admin akan mengupdate group paket "Educational Software".

# dnf groupupdate 'Educational Software'


23. Hapus group paket

Cara menghapus group paket yang telah diinstall.

# dnf groupupdate 'Educational Software'


24. Install paket dari repository yang lebih spesifik

Misalkan saja kalian ingin menginstall phpmyadmin dari repository epel.

# dnf --enablerepo=epel install phpmyadmin


25. Menyinkronkan semua paket ke stable-release

Kalian dapat menyinkronkan paket ke yang lebih stabil secara menyeluruh dari repo yang telah kalian aktifkan. Jika tidak ada paket yang di ketikan, secara default perintah ini akan mengupdate semua aplikasi.

# dnf distro-sync 


26. Install ulang paket

Misalkan paket salah satu paket kalian mengalami kendala, kalian dapat menginstall ulang paket tersebut. Disini admin akan menginstall ulang aplikasi nano.

# dnf reinstall nano


27. Downgrade paket

Kalian dapat menurunkan versi sebuah paket ke versi sebelumnya. Contoh dibawah admin akan menurunkan versi dari acpid

# dnf downgrade acpid


Kesimpulan

Ternyata DNF sendiri tidak kalah dengan APT-GET dari keluarga debian dan ubuntu. Banyak sekali perintah dan kegunaannya. Jika dibandingkan dengan pendahulunya yaitu YUM, memang ada beberapa perintah yang kurang. Tetapi dari segi kecepatan dan performa DNF sendiri adalah pemenangnya.

Sekian dari Admin, semoga informasi diatas bermanfaat bagi kalian yang ingin mencoba linux di luar apt-get. Silahkan share ke teman-teman kalian agar mereka juga mengetahuinya. Have a nice DAY!!!