Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Agustus 2022

Cara Menginstall VLC di AlmaLinux 9

 

preview tutorial instalasi vlc di almalinux

    Kali ini admin ingin membagikan sebuah tutorial bagaimana cara menginstall VLC di AlmaLinux. Mimin ingin menjelaskan secara singkat AlmaLinux ini. Jadi AlmaLinux merupakan distro yang di buat oleh perusahaan CloudLinux yang kompatibel dengan RHEL yang merupakan sebuah distro yang biasa digunakan di rentang perusahaan. Alasan kuat yang mendasari terbentuknya AlmaLinux adalah karena perasaan kecewa atas berubahnya kebijakan dari CentOS. Dengan adanya kebijakan baru, urutan produksi juga berubah sehingga membuat CentOS yang sekarang belum tentu kompatibel dengan RHEL (Dimulai dari CentOS Stream). 

Sebelum berubah urutan produksinya seperti ini Fedora -> RHEL -> CentOS. Apa yang akan ada di RHEL sudah pasti akan di terapkan juga di CentOS. Tetapi dengan kebijakan baru urutan produksi menjadi Fedora -> CentOS -> RHEL. Jadi dengan kebijakan baru tersebut apa yang akan ada di CentOS belum tentu digunakan di RHEL, dengan kata lain tidak kompatibel secara menyeluruh di antara keduanya. Maka terbentuklah distro baru seperti AlmaLinux ini.

Langsung saja ke langkah-langkahnya, menginstall dengan Command Line :

1. Enable RPM Repository

$ sudo dnf install --nogpgcheck https://dl.fedoraproject.org/pub/epel/epel-release-latest-$(rpm -E %rhel).noarch.rpm

$ sudo dnf install --nogpgcheck https://mirrors.rpmfusion.org/free/el/rpmfusion-free-release-$(rpm -E %rhel).noarch.rpm https://mirrors.rpmfusion.org/nonfree/el/rpmfusion-nonfree-release-$(rpm -E %rhel).noarch.rpm

2. Enable EPEL Repository

$ dnf config-manager --set-enabled crb

$ dnf install epel-release

3. Update Repository

$ sudo dnf update 

4.  Cek ketersediaan VLC

$ sudo dnf info vlc

5. Install VLC

$ sudo dnf install vlc

Cara di atas juga bisa di terapkan di Rocky Linux yang kompatibel 1:1 binari dengan RHEL. Sekian dari admin semoga bermanfaat

Referensi:
https://rpmfusion.org/
https://docs.fedoraproject.org/

Jumat, 05 Agustus 2022

Cara Burn File ISO menggunakan balenaEtcher

    balenaEtcher sendiri merupakan software burning serupa dengan rufus. Dapat berjalan di sistem operasi Linux, Windows, dan MacOs. Kalian dapat mendownloadnya disini

Langsung saja menuju langkah-langkah installasi :

1. Setelah file selesai di download dan terinstall di komputer kalian jalankan seperti biasa. Lalu pilih "Flash from file" jika file iso kalian telah ter-download. dan setelah itu pilih file yang akan di burning.



2. Pastikan usb kalian sudah sesuai, dan jika belum bisa klik tombol "Change"



3. Setelah itu tekan tombol Flash! dan kalian tinggal menunggu prosesnya selesai.



Mungkin itu dulu artikel singkat dari admin, dan semoga bermanfaat. Happy ngulik !


Rabu, 10 Februari 2021

Cara Backup dan Restore Aplikasi yang Telah Terinstall di Arch Linux

    Baiklah kali ini saya kembali dengan artikel singkat yang tentu saja sangat berguna bagi kalian yang baru saja menginstall Arch linux di komputer lain dan berharap mendapatkan semua aplikasi yang telah terinstall di komputer arch linux kalian.


Tujuan : mem-backup dan me-restore aplikasi.


1. Backup terlebih dahulu aplikasi kalian

$ pacman -Qqen > pkglist.txt

Berikut isi dari file pkglist.txt 

2. Setelah itu kalian dapat me-restore/ mengembalikannya dengan perintah berikut
#  pacman -S --needed $(comm -12 <(pacman -Slq|sort) <(sort pkglist.txt) )


See you on the next tutorial... 


note: shell yang digunakan adalah bash, semenjak artikel ini dibuat shell fish belum support dengan command diatas

Sabtu, 16 Januari 2021

Cara Automount Android di Arch Linux

    Baiklah kali ini saya akan memberikan tutorial, bagaimana caranya mounting /mendeteksi secara otomatis smartphone android kalian di arch linux. Arch linux mempunyai prinsip KISS(Keep it Simple Stupid), hal ini membuat para usernya untuk mencari sendiri hal apa saja yang mereka perlukan.

    Dengan prinsip ini juga kita mendapatkan sebuah sistem operasi yang paling sesuai dengan kebutuhan tanpa mempunyai paket bawaan yang pada akhirnya kita tidak gunakan dan malah menghabiskan resource dari komputer. Langsung saja kita ke tutorial:  


1. Pertama silahkan update terlebih dahulu agar mendapatkan daftar paket-paket terbaru

    sudo pacman -Syu 

2.  Jika belum menginstall git, silahkan install terlebih dahulu

sudo pacman -S git

3. Jika sudah terinstall, kalian dapat mengecek versi git 

git --version

versi git 2.30.0

4.  Kalian dapat mengkoneksikan android ke arch linux dengan protokol mtp. secara default mtp tidak diaktifkan di arch linux. Jadi kalian perlu menginstall paket tambahan yaitu mtpfs.

sudo pacman -S mtpfs

 5. Karena ada perubahan pada versi perangkat android 4+, mtpfs terkadang tidak cukup untuk menyediakan protokol mtp di arch linux. Jadi solusinya, kalian membutuhkan sebuah paket lagi agar dapat berjalan dengan lancar. Paketnya adalah jmtpfs, dan paket ini tidak tersedia di official repository (saat artikel ini dibuat). Kalian perlu pergi ke comunity repo yaitu AUR. 

pertama pergi ke folder download 

cd ~/Downloads

Untuk memudahkan kalian, saya sudah menyediakan alamat gitnya. 

git clone https://aur.archlinux.org/jmtpfs.git

Setelah selesai di clone, akan muncul folder baru dengan nama jmtpfs. Silahkan masuk ke foldernya

cd jmtpfs

Eksekusi perintah dibawah agar pacman dapat mengkompile dan menginstall jmtpfs

makepkg -si

 6. Jika sampai pada step ini, saya asumsikan jmtpfs sudah terinstall. Untuk dapat mengintegrasikan protokol mtp ke file manager sebut saja Nautilus, kalian memerlukan paket tambahan agar bisa terdeteksi secara otomatis partisi androidnya. Silahkan install gvfs-mtp

sudo pacman -S gvfs-mtp

 Kalian juga dapat menjalankan ptp support di file manager kalian (optional) dengan perintah

sudo pacman -S gvfs-gphoto2

 Silahkan restart untuk mendapatkan perubahan dengan perintah

reboot

 

Sekian untuk artikelnya, semoga ilmu ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan semoga kalian terhindar dari musibah pandemi yang kita hadapi sekarang ini. Tetap semangat, and stay at open source.








 

Selasa, 26 November 2019

Software Burning Anti-Mainstream untuk Linux



Selamat datang lagi para pembaca yang setia menunggu artikel kilat dari admin. Kali ini admin akan membahas software yang sering admin sendiri gunakan untuk membakar file sistem operasi ke flashdisk.

Jadi nama softwarenya sendiri adalah balenaEthcer atau nama lamanya adalah Ethcer saja. Software ini sendiri dapat digunakan di berbagai sistem operasi seperti Linux, Windows, dan Mac serta tidak terbatas oleh suatu distribusi linux karena menggunakan extensi .appimage.

Hal diatas merupakan point terpenting bagi admin, karena etcher sendiri dapat digunakan di berbagai sistem operasi (OS), sehingga kalian yang sering gonta-ganti OS atau mempunyai lebih dari satu OS dapat dengan mudah menggunakan aplikasi ini. Tampilannya sendiri sangat modern dan memudahkan penggunanya. Sejauh ini admin belum mengalami masalah seperti file yang menjadi corrupt sehingga menyebabkan gagal booting setelah menggunakan ethcer. Ethcer sendiri juga dapat digunakan untuk mambakar ke kartu sd. Dan perlu diingatkan sekali lagi bahwa software ini geratisss, kalian hanya perlu koneksi internet untuk mendownloadnya.

Jika kalian tertarik untuk mengetahuinya lebih dalam, silakan kunjungi website resmi mereka.

Klik Disini!!!

Sekian dari admin, dan jika kalian mempunyai saran artikel silahkan komen dibawah ya.... *admin out

Jumat, 08 November 2019

Drop-Down Menu Terminal dengan Yakuake



Bagi kalian yang sering menggunakan terminal, yakuake dapat menjadi pilihan kalian. Jadi apa sebenarnya yakuake ini? Yakuake adalah sebuah aplikasi agar kalian dapat dengan mudah menggunakan terminal dengan sistem tampilan drop-down menu. Jadi bagi kalian yang sering buka-tutup terminal dan suka melakukan basic task di terminal dapat dengan mudah dan lebih cepat daripada harus membuka terminal baru setiap saat.

Yakuake sendiri berbasis console KDE. Jika kalian menggunakan KDE sebagai desktop keseharian, pasti gak bakalan nyesel nyobain yang satu ini. Walaupun berbasis KDE, Yakuake bisa di install pada desktop lain bahkan WM sekalipun, terbukti admin dapat menggunakannya pada Openbox.

Mengapa menggunakan Yakuake?

- Transisi yang smooth
- Kecepatan animasi dan dimensi dapat diatur
- Performa yang lebih baik
- Tampilan yang menarik
- Pengaturan shortcut yang mudah
- Dapat dijalankan diluar KDE

Oke langsung saja, Check This Out!!!

==>Install Yakuake

Keluarga besar Ubuntu

sudo apt-get install yakuake
Keluarga besar Fedora
sudo dnf install yakuake
==> Autostart Program

Pada desktop KDE silahkan buka System Setting lalu pergi ke menu Startup and Shutdown. Silahkan masukkan yakuake ke dalam list Autostart.

 Silahkan jalankan terlebih dahulu untuk pertama kalinya menggunakan terminal.

yakuake &
Setelah itu dialog welcome akan muncul. Di situ kalian dapat mengatur tombol shortcut agar yakuake terbuka. Secara default yakuake akan terbuka dengan tombol f12. Kalian juga dapat mengaturnya nanti.


 ==> List Shortcut

Shortcut utama :

F12 = Open Yakuake
CTRL+F11 = Mode fullscreen
CTRL+) = Split atas-bawah
CTRL+( = Split kanan-kiri
CTRL+SHIFT+T = Sesi baru
SHIFT+RIGHT = Sesi selanjutnya
SHIFT+LEFT = Sesi sebelumnya
CTRL+ALT+S = Rename sesi

Berikut tampilan dari yakuake


Sekian dulu dari admin, jika ada salah kata mohon dimaafkan dan silahkan berkomentar di bawah yah !!! Thanks !!!

Kamis, 07 November 2019

Cara Membuat Terminal "Jadul" Menjadi Lebih Keren

 
Kali ini admin akan menjelaskan tutorial mengenai cara custom terminal shell bash.

Admin menggunakan Linux Fedora pada percobaan kali ini. Secara pribadi admin tidak tahu apakah cara ini juga berhasil dengan distro linux lainnya, tapi jika kalian melihat perintah-perintahnya kemungkinan besar kalian dapat mengikutinya dengan merubah perintah dnf dengan apt walaupun tidak menggunakan Linux Fedora. Ini dapat diterapkan di Linux Fedora Workstation dan Silverblue. Oke langsung cek dibawah aja!!!

Hal yang dibutuhkan

Pada Fedora Workstation
sudo dnf install git wget curl ruby ruby-devel zsh util-linux-user redhat-rpm-config gcc gcc-c++ make
Untuk Silverblue
sudo rpm-ostree install git wget curl ruby ruby-devel zsh util-linux-user redhat-rpm-config gcc gcc-c++ make
 Catatan :  Pada Fedora Silverblue, kalian harus restart terlebih dahulu sebelum melanjutkan prosesnya.

Huruf

Sebenarnya ada banyak huruf yang dapat digunakan, tapi admin hanya akan memberikan dua pilihan saja. Karena kedua huruf ini dapat menampilkan bukan hanya huruf saja, tetapi juga simbol.

Nerd-font
git clone https://github.com/ryanoasis/nerd-fonts ~/.nerd-fonts
cd .nerd-fonts 
sudo ./install.sh
Awesome-font
sudo dnf install fontawesome-fonts
untuk Silverblue
sudo rpm-ostree install fontawesome-fonts
Powerline 

Nah, ini yang berperan penting dalam customize bash kalian nanti. Powerline sendiri dapat digunakan untuk vim, bash, zsh, tmus, i3, awesome, IPython, dan Qtile.

Workstation
sudo dnf install powerline vim-powerline tmux-powerline powerline-fonts
Silverblue
sudo rpm-ostree install powerline vim-powerline tmux-powerline powerline-fonts
Catatan : Kalian harus restart lagi jika menggunakan Silverblue.

Setting menjadi default

Kalian tidak perlu atur-atur lagi setiap ingin menggunakan terminal yang telah di custom. Silahkan buka file .bashrc menggunakan editor favorit kallian. Admin disini menggunakan nano untuk mengeditnya. Tambahkan tulisan ini di bagian paling bawah file.

if [ -f `which powerline-daemon` ]; then
  powerline-daemon -q
  POWERLINE_BASH_CONTINUATION=1
  POWERLINE_BASH_SELECT=1
  . /usr/share/powerline/bash/powerline.sh
fi
Berikut tampilannya
Sekian tutorial pada kali ini, semoga bermanfaat !!!

Kamis, 31 Oktober 2019

Cara Upgrade Fedora 30 ke Fedora 31



Setelah sekian lama menunggu, akhirnya fedora workstation 31 telah resmi di rilis. Ada beberapa hal yang menjadi sorotan penting dalam update kali ini, yaitu penggunaan GNOME 3.34.

Pada versi GNOME kali ini, para developer di seluruh dunia fokus pada penggunaan komputer dengan spek rendah. Jadi, jika kalian mempunyai komputer dengan spek yahhh bisa dibilang pas-pasan dan sudah pernah menggunakan GNOME pasti akan lebih terasa jika ada peningkatan. Hal besar lainnya adalah mereka mengganti penggunaan python 2 dengan python 3, menggingat bahwa python 2 akan berada di akhir hidupnya tepat akhir tahun ini.

Ada beberapa software juga yang kebagian update kali ini, tapi admin bakalan skip ke topik awal tadi. Oke langsung saja, inilah cara update fedora workstation 30 ke fedora workstation 31:

1. Backup dan Update System

Admin kali ini hanya akan mengambil langkah aman dengan menginstall melalui terminal seperti yang dianjurkan di website officiallnya. Dianjurkan kembali untuk membackup seluruh sistem sebelum melakukan update secara penuh demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Silahkan cek How-to-Backup

Silahkan ketik perintah di bawah:

sudo dnf upgrade --refresh


2. Install dnf Plugin

Masih di terminal, silahkan ketik perintah di bawah:

sudo dnf install dnf-plugin-system-upgrade


3. Mulai Update dengan dnf

Jika kalian telah membackup sistem, mengupdate sistem, dan menginstall plugin dnf, sekarang adalah saatnya untuk mengupgrade sistem ke fedora workstation 31. Ketik di terminal:

sudo dnf system-upgrade download --releasever=31

Perintah di atas akan mendownload semua file yang dibutuhkan, lalu menginstallnya secara local. Jika kalian mengalami masalah silahkan tambahkan ‐‐allowerasing

.
sudo dnf system-upgrade download --releasever=31 --allowerasing

Hal ini terjadi biasanya karena ada broken paket atau paket-paket yang telah usang.

4. Reboot dan Upgrade

Setelah semua perintah diatas telah selesai, saatnya reboot dan penginstallan akan berjalan secara otomatis. Ketikan perintah :

sudo dnf system-upgrade reboot
 Berikut tampilan upgrade-nya


Saatnya kalian istirahat dan minum kopi dulu sampai proses instalasi selesai. Jika kalian mengalami masalah, para pengembang Fedora dengan senang hati menerima keluhan kalian di Ask Fedora dan Fedora 31 Common Bugs


Terima kasih yang telah berkunjung selama ini, dan semoga kalian tetap menggunakan Linux tak peduli merek apa yang kalian gunakan, karena dengan tetap menggunakan Linux saja kalian telah memberikan semangat bagi para developer tidak hanya Linux, tetapi bagi seluruh developer di dunia.
 

Rabu, 18 September 2019

27 Perintah Dasar DNF untuk Paket Manager RPM

Baiklah kali ini admin akan membagikan suatu informasi yang sangat berharga bagi pengguna keluarga besar Red Hat Linux. DNF sendiri dapat digunakan di Fedora versi 22 keatas. DNF (Dandified YUM) merupakan penyempurnaan dari YUM itu sendiri. Hal ini karena pendahulunya yaitu YUM mendapat banyak keluhan dari user-nya. DNF dapat mengurangi penggunaan memory, meningkatkan kinerja sistem, lebih cepat dan masih banyak lagi.




Baiklah langsung saja kita ke perintah yang pertama :

1.  Mengecek Versi DNF

Untuk mengetahui versi DNF yang kalian gunakan

#dnf --version



2. Daftar repository yang sedang digunakan

Kalian dapat mengetahui daftar repo apa saja yang sedang kalian gunakan saat ini.

#dnf repolist



3. Daftar semua repository

Kalian dapat mengetahui semua list repository baik yang sedang digunakan dan tidak digunakan.
#dnf repolist all



4.  Daftar semua paket yang tersedia dan terpasang

Akan mendaftar semua paket yang tersedia di repository (yang telah diaktifkan) dan yang telah terpasang.

#dnf list


5. Daftar hanya paket yang telah terinstall

Hanya mendaftarkan semua paket yang telah kalian install.

#dnf list installed


6.  Daftar semua paket yang tersedia

Akan mencantumkan semua paket yang tersedia untuk diinstall dari semua repositori yang diaktifkan.

#dnf list available


7.  Mencari paket

Untuk mencari paket (tidak akan menginstallnya). Menggunakan kata kunci yang kalian ketikan. Contoh dibawah saya ingin mencari aplikasi nano.

#dnf search nano


8. Melihat siapa yang menyediakan file dan sub-packet

Kalian dapat melihat siapa dan darimana sumber paket yang telah kalian install. Contoh dibawah admin akan mencari /bin/bash.

#dnf provides /bin/bash


9. Detail info paket

Kalian juga dapat mengetahui detali paket yang kalian akan install. Contoh dibawah admin ingin detail paket nano sebelum menginstallnya.

#dnf info nano


10. Menginstall paket

Ini merupakan hal yang sangat penting dalam perintah dnf, yaitu menginstall paket. Katakan saja disini admin ingin menginstall nano.

#dnf install nano


11. Mengupdate salah satu paket

Kalian ingin menghemat kuota internet, tapi disini lain kalian ingin memerlukan update salah satu aplikasi. Disini admin akan mengupdate systemd.

#dnf update systemd


12. Update semua aplikasi

Kalian dapat mengupdate semua aplikasi yang terinstall (repository-nya) dengan satu perintah, sama seperti perintah apt-update pada keluarga Ubuntu dan Debian.

#dnf check-update


13.  Update system

Kalian dapat mengupdate sistem termasuk semua aplikasi yang telah terinstall.

#dnf update
atau
#dnf upgrade


14. Hapus paket

Katakan saja kalian ingin menghapus aplikasi nano. Kalian dapat menggunakan dua perintah.

#dnf erase nano
atau
#dnf remove nano


15. Menghapus depedency yang terlantar

Kalian dapat menghapus depedency yang tidak digunakan lagi oleh suatu aplikasi.

#dnf autoremove


16.  Menghapus cached 

Terkadang jika terdapat banyak cached dapat menyebabkan penginstallan suatu aplikasi mengalami kendala. Cached  sendiri merupakan kumpulan informasi suatu paket.

#dnf clean all


17. Mendapatkan detail perintah menggunakan perintah help

Kalian mungkin ingin mengetahui lebih dalam mengenai suatu perintah. Disini admin ingin mendapatkan detail perintah dari clean.

#dnf help clean


18. Daftar semua perintah DNF dan pilihannya

Jika kalian penasaran dan ingin mengetahui semua perinstah dnf dan pilihannya silahkan ketik.

#dnf help


19. Melihat history perinstah dnf

Kalian dapat melihat semua perinstah yang telah kalian ketikan.

#dnf history


20. Daftar paket grup

Perintah "dnf grouplist" akan mencetak semua paket yang tersedia atau diinstal, jika tidak ada yang disebutkan, dnf akan mendaftarka semua grup yang diketahui.

#dnf grouplist


21. Install sebuah paket gruop

Kalian dapat menginstall group sebuah paket  yang telah di gabung. Katakan saja "Educational Software".

# dnf groupinstall 'Educational Software'


22. Update group paket

Contoh disini admin akan mengupdate group paket "Educational Software".

# dnf groupupdate 'Educational Software'


23. Hapus group paket

Cara menghapus group paket yang telah diinstall.

# dnf groupupdate 'Educational Software'


24. Install paket dari repository yang lebih spesifik

Misalkan saja kalian ingin menginstall phpmyadmin dari repository epel.

# dnf --enablerepo=epel install phpmyadmin


25. Menyinkronkan semua paket ke stable-release

Kalian dapat menyinkronkan paket ke yang lebih stabil secara menyeluruh dari repo yang telah kalian aktifkan. Jika tidak ada paket yang di ketikan, secara default perintah ini akan mengupdate semua aplikasi.

# dnf distro-sync 


26. Install ulang paket

Misalkan paket salah satu paket kalian mengalami kendala, kalian dapat menginstall ulang paket tersebut. Disini admin akan menginstall ulang aplikasi nano.

# dnf reinstall nano


27. Downgrade paket

Kalian dapat menurunkan versi sebuah paket ke versi sebelumnya. Contoh dibawah admin akan menurunkan versi dari acpid

# dnf downgrade acpid


Kesimpulan

Ternyata DNF sendiri tidak kalah dengan APT-GET dari keluarga debian dan ubuntu. Banyak sekali perintah dan kegunaannya. Jika dibandingkan dengan pendahulunya yaitu YUM, memang ada beberapa perintah yang kurang. Tetapi dari segi kecepatan dan performa DNF sendiri adalah pemenangnya.

Sekian dari Admin, semoga informasi diatas bermanfaat bagi kalian yang ingin mencoba linux di luar apt-get. Silahkan share ke teman-teman kalian agar mereka juga mengetahuinya. Have a nice DAY!!!


 
 

Rabu, 16 Mei 2018

Cara Mengaktifkan Tombol Kecerahan di Linux

Baiklah, bahan yang di gunakan adalah sebuah laptop asus (untuk laptop yang lain saya tidak tahu, tapi ada kemungkinan besar bisa!) dengan ram 2 GB intel atom dan sistem operasinya Lubuntu Linux versi 16.04 yang merupakan satu keluarga sama Ubuntu dan Debian. Cara ini untuk mengaktifkan tombol kombinasi Fn+f5 / f6


Oke langsung saja, Check This Out!



1.  Buatlah terlebih dahulu file-nya dengan cara



$sudo touch /usr/share/X11/xorg.conf.d/20-intel.conf



==>Lalu masuk ke dalam file-nya



$sudo nano /usr/share/X11/xorg.conf.d/20-intel.conf


==>Dan Masukkan tulisan di bawah ini:

Section "Device"
     Identifier  "card0"
     Driver      "intel"
     Option      "Backlight"  "intel_backlight"
     BusID       "PCI:0:2:0"
EndSection

Jika sudah, tutup dan simpan file-nya.

2. Kemudian saya merubah satu baris perintah di /etc/default/grub.
Kalian dapat membukanya dengan file editor favorit kalian. Disini saya menggunakan leafpad.

$sudo leafpad /etc/default/grub
(gantilah leafpad menjadi text editor kalian, nano, gedit, pluma, vim dll)

==>Di dalam File, ganti GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet splash" menjadi GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet splash acpi_osi="

cara mengaktifkan tombol kecerahan di linux



==> Tutup dan simpan file-nya


3.  Jalankan perintah ini

$ sudo update-grub

==>Tunggu sampai selesai, Lalu

$reboot


Sekian dari saya jika ada kesalahan mohon di maafkan. Dan jangan lupa berkunjung lagi Yah!


(Selalu ingat! lakukan semua ini atas kemauan anda sendiri. Jika terjadi kesalahan fatal saya tidak bertanggung jawab. Tapi ingatlah selalu, dalam setiap kali belajar pasti ada kesalahan!)

Minggu, 06 Mei 2018

Cara Mengganti Folder Download di Firefox versi Android

Baiklah kali ini admin akan membagikan tutorial seputar bagaimana caranya mengganti tempat download di Firefox dari internal card menjadi eksternal card atau kartu sd atau memory luar.

Dimasa ini siapa sih yang tidak pernah menggunakan Firefox yang merupakan salah satu browser favorit dari dulu sampai sekarang karena extension nya yang melimpah sehingga memudahkan penggunanya untuk mengkostumisasi tampilan atau mempermudah kegiatan kalian seperti menyimpan halaman,  merubah tampilan atau hal lainnya. Bahkan tidak afdol bagi pengguna OpenSource kalau tidak pernah menggunakan browser yang satu ini.

Bahkan bukan hanya ada di Pc saja,  versi Androidnya pun juga ada. Tapi kalian pasti mengalami masalah tentang bagaimana caranya mengganti folder download.  Kalau begitu langsung saja Check This Out!!!

1. Ketikan di bar pencaharian about:config
1


2. Lalu cari di kolom pencarian browser. download.folderList dan ganti angka satu menjadi dua.


3. Setelah itu, kembali ke atas dan  tekan tanda tambah. Lalu isikan kolom nama dengan browser.download.dir,
ganti Boolean menjadi String




4. Pada kolon masukan string kalian bisa isikan tempat folder file yang akan disimpan.  Jika kalian tidak tahu apa alamat tempatnya, kalian bisa membuka apk file manager kalian lalu tekan lama-lama salah satu foldernya dan pilih rincian.  Seperti contoh di bawah

5. Jika sudah kalian tinggal menekan tombol buat.


Selesai.

Itu saja untuk kali ini, jika ada kesalahan mohon dimaafkan,  sekian dan terima kasih.

Jangan Lupa berkunjung lagi Yah!


Catt: kalian harus melakukannya dengan cepat,  jika tidak kemungkinan berhasilnya kecil!

Kamis, 08 Februari 2018

Belajar Terminal #2

 
perintah dasar terminal linux

 


   Lanjut lagi dengan part 2 dari tutorial command line atau terminal. Kenapa sih lebih milih terminal? nah kemarin kan sudah di jelaskan apa itu shell dan hal lainnya di part 1. Sekarang Admin akan teruskan tutorial-nya, perlu diingatkan kalau Admin sendiri masih Noob-to-Pro... jadi kalau ada salah mohon dimaafkan. Oke, kali ini kita akan masuk pada perintah yang mudah-mudahnya dulu, Check This Out!


1. pwd

   pwd disini bukan singkatan untuk Pew*iepie yah... melainkan dengan perintah ini kalian bisa tahu letak kalian sedang ada dimana. Ketikan perintah diatas, dan liat hasilnya.


2. cd
   Dengan peritah ini kalian bisa berpindah folder dengan mudah. Tinggal ketikan cd (ALAMAT-FOLDER). Contoh cd /Downloads/Film.


3. ls
   Jika ingin tau apa saja folder yang bisa dimasuki kalian bisa dengan mudah mengetikan ls.


4. date
   Kalian bisa mengetahui jam + tanggal dengan perintah ini.


5. whoami
   Bingung dengan akun apa yang kalian gunakan untuk login... tinggal ketik perintah diatas dan You Good To Know.


6. wget
   Nah ini dia IDM-nya linux. Kalian bisa dengan mudah mendownload sesuatu dengan hanya mengetik wget (ALAMAT-WEBNYA). Dan tinggal nunggu selesai downloadnya.


Untuk kali ini 6 dulu. And have a nice DAY!


Kamis, 01 Februari 2018

Belajar Terminal #1



5 cara membuka terminal di linux ubuntu

   


5 Cara membuka Terminal di linux 



   Baiklah kali ini Admin akan membagikan tutorial seputar terminal di linux. Sebelumnya kalian bisa simak terlebih dahulu penjelasan singkatnya. 

Terminal adalah sebuah program suatu program di linux yang membiarkan kalian untuk berinteraksi dengan shell.

lah terus shell itu apa?

Shell adalah program yang menerima perintah dari keyboard dan memberikan perintah itu ke sistem operasi untuk segera di laksanakan.

yah begitu lah kira-kira, emang sedikit ribet. Langsung saja check this out! (linux pada tutor kali ini adalah ubuntu linux, untuk linux lainnya mungkin bisa tapi dengan cara yang berbeda)


1. Membuka terminal dengan menekan kombinasi CTRL+ALT+T
 
   kalian pasti tidak asing lagi dengan cara ini, yah kalian bisa membuka terminal dengan menekan keyboard CTRL+ALT+T secara bersamaan.


2. Mencari di Ubuntu Dash
 
    tekan simbol ubuntu di pojok kiri atas atau menggunakan simbol mod (windows icon) dan ketikan "term". kalian pasti akan melihat ketiga opsi seperti ini:


  1. terminal
  2. xterm
  3. uxterm

3. Bernavigasi di Ubuntu Dash

    tidak terlalu beda dengan cara diatas, hanya saja dengan cara ini kalian akan mencari secara manual dengan menscroll atau dengan menggunakan fitur filter search atau kedua-duanya. 


4. Menggunakan Run Command

    Kalian bisa belajar membuka terminal dengan menekan kombinasi ALT+F2, setelah window nya kebuka kalian bisa mengetikan gnome-terminal. Yah tidak jauh berbeda dengan Ubuntu Dash, yang membedakan hanyalah kalian harus memasukan perintah run command suatu aplikasi seperti contoh di atas.


5. Menggunakan CTRL+ALT+F1

     nah ini yang jarang di ketahui oleh para noob terminal (termasuk saya sendiri). Ketika kalian menekan kombinasi diatas, kalian akan diarahkan ke tampilan yang hitam dan akan diminta untuk memasukan username dan password untuk login. Tapi jangan takut... kalian bisa kembali dengan menekan CTRL+ALT+F7 untuk kembali ke tampilan GUI dan aplikasi yang kalian buka tidak akan tertutup. 

Nice Tips : Coba kalian bereksperimen menggunakan kombinasi CTRL+ALT+F... dan simpulkan                           sendiri akan apa yang telah terjadi.


Sekian dan terima kasih, and have a nice day....